08 January 2010

Membongkar jam mekanis(Part 2)


Baik sekarang kita mulai membongkar jam mekanis.

awalnya kita harus membuka dulu tutup bawah jam dengan menggunakan case back opener.
Dari pengalaman, ada jam yang dibuka dari bawah (umum) ada juga yang dibuka dari atas (contoh beberapa tipe Mido Commander), untuk model ini pembuka yang digunakan khusus.
Yang paling banyak, tipe bukaan bawah dengan sistem ulir (seperti membuka skrup) mungkin istilah umumnya "water proof case" ini bisa menggunakan pembuka umum
Ada yang harus di ungkit/seperti mencungkil, untuk membukanya kita harus mencari salah satu bagian ditutup yang seperti cekungan untuk memasukkan pencungkil(modelnya ada yang seperti pisau pendek atau seperti ujung obeng).

Sistem ulir juga ada yang setelah longgar harus diputar beberapa kali, atau yang cukup memutar sedikit, sudah terbuka (seperti Rado GreenHorse).

Tidak berhenti disitu saja, kita juga harus liat polanya apakah seperti Rolex yang tutupnya mempunyai pola seperti roda gigi, sehingga pembukanya juga khusus, menggunakan pembuka rolex.

Tipe pembuka seperti apa yang kita perlukan, semakin banyak tipe dan merek yang mau kita bongkar berarti kita harus siap-siap dengan beberapa macam pembuka juga, kadang kala kita malah memerlukan pembuka "kelas berat" karena mungkin jam itu sudah lama sekali dan tertutup sangat kuat, sehingga pembuka biasa tidak sanggup/tdk kuat mengatasinya... untuk yang satu ini konon harganya bisa jutaan rupiah

Ada macam-macam tipe case back opener, dari yang paling sederhana sampai yang paling "kelas barat tadi" yang bobotnya saja juga berat.
Ada yang kaki 2 ada yang kaki 3 artinya case back opener ini mencengkram 2 atau 3 titik ditutup bawah.
Ada yang kaki-kakinya bisa diganti-ganti ada yang tidak perlu diganti-ganti, tapi yang jelas setiap orang mungkin punya pilihan case opener yang paling cocok buat masing-masing.

Ada yang menyarankan kita utk menempel tutup bawah dengan selotape, sebelum menggunakan pembuka, karena hal ini bisa meminimalisir tergoresnya jam kesayangan kita karena melesetnya kaki pencengkram, dan hal ini sering terjadi karena diameter yang belum terlalu pas saat mengatur pembuka, atau kita terlalu bersemangat utk bisa segera melihat mesin jam sehingga melakukanya dengan terburu-buru dengan tenaga yang berlebihan, atau materi dari case opener yang tidak terlalu baik sehingga cengkramanya tidak mantap, gampang meleset dan lepas.


Sampai disini, saya menjadi ingat pesan dari beberapa tukang jam yang selalu mengatakan, semakin banyak membongkar, kita semakin banyak tau (untuk pembuka aja macam-macam, apalagi jeroan mesinnya????)