(SOLD)
29 August 2009
18 August 2009
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli Arloji Kuno
Ada penggemar jam kuno yang paling anti jika dilakukan pengecatan ulang/grafir terhadap dial/plat, karena mereka merasa hal ini membuat arloji tidak orisinal lagi, mereka beranggapan "kita harus bisa menerima kenyataan bahwa jam itu adalah jam tua".
Memang kita perlu berhati-hati dan awas ketika membeli sebuah jam tua, jangan-jangan platnya udah pernah di cat ulang/digrafir, masih untung kalo kualitasnya bagus..kalo gak..wah akan repot untuk mencari plat orisinal penggantinya.
Setau saya ada beberapa tukang grafir di indonesia ini, tapi kebanyakan memang kualitasnya kurang baik bahkan cenderung kasar..kenapa saya bisa ngomong seperti ini?karena dulu saat masih belum terlalu mengerti saya pernah jadi korban..nyesalnya bukan main, karena plat berubah drastis, detail tulisan garis tipis dll hancur..bahkan gak lurus..memang kalo dilihat dari jarak jauh, jarang yang curiga..tapi kalo dari jarak dekat, apalagi yang ngamatin ngerti tentang jam..pasti bisa langsung dihakimi dalam hati hehehehe, belum sampai disini penderitaanya...saya sudah tanya banyak tukang jam...dan mereka gak ada yang punya plat asli dari jam saya...hemmm pemburuan masih harus terus berjalan.
Lain cerita kalo proses ini dilakukan di luar negeri, saya pernah googling dan ternyata banyak ahli retouch terhadap tampilan jam, yang menunjukkan hasil karya mereka dibandingkan yang aslinya...gak beda jauh alias tipis bgt bedanya, karena mereka memang munggunakan teknologi dan teknik yang tinggi, tapi jangan lupa, harganya juga ikut tinggi...tapi lagi-lagi buat penganut keaslian ini adalah hal yang pantang dilakukan, lebih baik kelihatan hancur, busuk, suram, dekil, bintik..bintik daripada gak asli lagi.
Jangan lupa, bahkan lapisan yang mampu bercahaya saat diruangan gelap juga bisa diperbaharui, karena ahli reparasi punya bahannya..tapi ingat berapa lama lapisan ini bisa becahaya bukan dihitung dari saat kita di ganti lapisan cahanya..tapi kapan bahan itu diproduksi dari pabriknya...artinya kalo sudah lama disimpan sama si ahli jam, berarti umur sinar yang keluar pasti semakin singkat , karena memang bahan ini ada masa tugasnya (artinya gak akan terus bersinar semumur hidup)
Tapi dilain kubu saya pernah bicara dengan penggemar jam lain, dia bilang "saya gak peduli mau digrafir lagi, yang penting jamnya kelihatan bagus dan saya puas makenya..heheheh memang tidak ada yang salah kalo kita punya pendirian untuk hal tertentu.
Jangan lupa juga untuk memperhatikan bodi jam, karena saya sudah beberapa kali menjumpai jam yang dengan kasar diamplas bodinya hiks..hiks menyedihkan dan sangat tega sekali, yang parahnya tingkat/ grade amplas yang mereka gunakan adalah untuk bangunan bukan untuk perhiasan/ barang barang halus, sehingga serat asli jam hilang, berganti dengan serat kasar, alur tidak beraturan dan jelek sekali, kalo saya melihat yang seperti ini langsung melengos pergi.
Jangan lupa perhatikan kaca/mika pelapis bening tampilan jam kita.
Saya pernah memperhatikan mika dari Omega Constellation Cronometer...memang mikanya terlihat bening biasa saja, tapi saat diperhatikan dengan lebih teliti, tepat di tengah-tengahnya dan disisi dalam, ternyata ada simbol omega timbul!
Hal ini juga saya amati pada Rado Green Horse, hal yang sama yaitu simbol Rado tepat di tengah-tengah kaca timbul..yang tidak akan kelihatan jika tidak diamati baik-baik.
Buat saya pribadi lebih baik terlihat ribuan retakan karena usia daripada harus diganti dengan yang tidak orisinal, karena banyak yang menjual mika/ safhire christal diluar sana, tinggal copot kaca lama, siapkan kaca baru dengan ukuran sama, campuran lem araldite, beres urusan..jam terlihat seperti baru.
Perhatikan juga crown/putaran/knop, masih aslikah?apa jangan-jangan Jamnya Omega tapi putranya jamnya simbol T jadi Tomega dunk merek jamnya hehehehe.
Hati-hati juga karena kita bisa mendapatkan berbagai macam tipe crown diluar sana dan banyak yang pas, mau cari tipe crown "dustproof, Antique, pusher, japanese waterproof dll" bisa aja kita cari yang aftermarketnya/bahasa kasarnya PALSUANNYA hehe.
Karena saya sudah banyak menemukan jam dengan crown yang gak asli, kelihatan dari ukuran yang gak pas, terlihat masih ada sela dengan bodi jamnya, lapisanya terlihat mulai terkikis dan mulai terlihat kuning bagian dalamnya karena mulai terkikis lapisan permukaanya karena bahan yang murahan, berdasarkan pengalaman, sangat jarang putaran asli akan pudar warna aslinya.
Sudah cukup sampai disitukan pengamatan kita?jangan dulu, kita harus teliti sebelum membeli. Pernah dengar as batang jam?ini adalah jarum yang masuk kedalam mesin jam yang berpangkal pada putaran jam, jangan dikira bagian ini gak perlu diamati. Lho apanya?Ada sambunganya gak di jarumnya, karena sering terjadi as batang ini putus, lalu diluaran sana ada dijual penyambungnya, tinggal pasang ujung yang satu dengan sambungan, begitu juga dengan ujung yang lain, walah.....nyambung lagi tuh as batang yang putus, cerdik ya para watchmaker(tukang jam-red) itu.
Perhatikan juga, jarum-jarumnya, asli gak?karena buat saya pribadi, bisa menangkap kesan asli/tidak yang muncul saat melihat benda ini, bukan karena punya indra ke-6, tapi karena jarum yang gak asli pasti mengirimkan pesan dan kesan gak sesuai dengan bagian jam yang lain, alias gak klik dan gak nyambung dan setubuh dengan bagian lainya, hati-hati juga karena bagian ini termasuk gak sulit untuk diganti dengan jarum dari tipe yang lain.
Memang kita perlu berhati-hati dan awas ketika membeli sebuah jam tua, jangan-jangan platnya udah pernah di cat ulang/digrafir, masih untung kalo kualitasnya bagus..kalo gak..wah akan repot untuk mencari plat orisinal penggantinya.
Setau saya ada beberapa tukang grafir di indonesia ini, tapi kebanyakan memang kualitasnya kurang baik bahkan cenderung kasar..kenapa saya bisa ngomong seperti ini?karena dulu saat masih belum terlalu mengerti saya pernah jadi korban..nyesalnya bukan main, karena plat berubah drastis, detail tulisan garis tipis dll hancur..bahkan gak lurus..memang kalo dilihat dari jarak jauh, jarang yang curiga..tapi kalo dari jarak dekat, apalagi yang ngamatin ngerti tentang jam..pasti bisa langsung dihakimi dalam hati hehehehe, belum sampai disini penderitaanya...saya sudah tanya banyak tukang jam...dan mereka gak ada yang punya plat asli dari jam saya...hemmm pemburuan masih harus terus berjalan.
Lain cerita kalo proses ini dilakukan di luar negeri, saya pernah googling dan ternyata banyak ahli retouch terhadap tampilan jam, yang menunjukkan hasil karya mereka dibandingkan yang aslinya...gak beda jauh alias tipis bgt bedanya, karena mereka memang munggunakan teknologi dan teknik yang tinggi, tapi jangan lupa, harganya juga ikut tinggi...tapi lagi-lagi buat penganut keaslian ini adalah hal yang pantang dilakukan, lebih baik kelihatan hancur, busuk, suram, dekil, bintik..bintik daripada gak asli lagi.
Jangan lupa, bahkan lapisan yang mampu bercahaya saat diruangan gelap juga bisa diperbaharui, karena ahli reparasi punya bahannya..tapi ingat berapa lama lapisan ini bisa becahaya bukan dihitung dari saat kita di ganti lapisan cahanya..tapi kapan bahan itu diproduksi dari pabriknya...artinya kalo sudah lama disimpan sama si ahli jam, berarti umur sinar yang keluar pasti semakin singkat , karena memang bahan ini ada masa tugasnya (artinya gak akan terus bersinar semumur hidup)
Tapi dilain kubu saya pernah bicara dengan penggemar jam lain, dia bilang "saya gak peduli mau digrafir lagi, yang penting jamnya kelihatan bagus dan saya puas makenya..heheheh memang tidak ada yang salah kalo kita punya pendirian untuk hal tertentu.
Jangan lupa juga untuk memperhatikan bodi jam, karena saya sudah beberapa kali menjumpai jam yang dengan kasar diamplas bodinya hiks..hiks menyedihkan dan sangat tega sekali, yang parahnya tingkat/ grade amplas yang mereka gunakan adalah untuk bangunan bukan untuk perhiasan/ barang barang halus, sehingga serat asli jam hilang, berganti dengan serat kasar, alur tidak beraturan dan jelek sekali, kalo saya melihat yang seperti ini langsung melengos pergi.
Jangan lupa perhatikan kaca/mika pelapis bening tampilan jam kita.
Saya pernah memperhatikan mika dari Omega Constellation Cronometer...memang mikanya terlihat bening biasa saja, tapi saat diperhatikan dengan lebih teliti, tepat di tengah-tengahnya dan disisi dalam, ternyata ada simbol omega timbul!
Hal ini juga saya amati pada Rado Green Horse, hal yang sama yaitu simbol Rado tepat di tengah-tengah kaca timbul..yang tidak akan kelihatan jika tidak diamati baik-baik.
Buat saya pribadi lebih baik terlihat ribuan retakan karena usia daripada harus diganti dengan yang tidak orisinal, karena banyak yang menjual mika/ safhire christal diluar sana, tinggal copot kaca lama, siapkan kaca baru dengan ukuran sama, campuran lem araldite, beres urusan..jam terlihat seperti baru.
Perhatikan juga crown/putaran/knop, masih aslikah?apa jangan-jangan Jamnya Omega tapi putranya jamnya simbol T jadi Tomega dunk merek jamnya hehehehe.
Hati-hati juga karena kita bisa mendapatkan berbagai macam tipe crown diluar sana dan banyak yang pas, mau cari tipe crown "dustproof, Antique, pusher, japanese waterproof dll" bisa aja kita cari yang aftermarketnya/bahasa kasarnya PALSUANNYA hehe.
Karena saya sudah banyak menemukan jam dengan crown yang gak asli, kelihatan dari ukuran yang gak pas, terlihat masih ada sela dengan bodi jamnya, lapisanya terlihat mulai terkikis dan mulai terlihat kuning bagian dalamnya karena mulai terkikis lapisan permukaanya karena bahan yang murahan, berdasarkan pengalaman, sangat jarang putaran asli akan pudar warna aslinya.
Sudah cukup sampai disitukan pengamatan kita?jangan dulu, kita harus teliti sebelum membeli. Pernah dengar as batang jam?ini adalah jarum yang masuk kedalam mesin jam yang berpangkal pada putaran jam, jangan dikira bagian ini gak perlu diamati. Lho apanya?Ada sambunganya gak di jarumnya, karena sering terjadi as batang ini putus, lalu diluaran sana ada dijual penyambungnya, tinggal pasang ujung yang satu dengan sambungan, begitu juga dengan ujung yang lain, walah.....nyambung lagi tuh as batang yang putus, cerdik ya para watchmaker(tukang jam-red) itu.
Perhatikan juga, jarum-jarumnya, asli gak?karena buat saya pribadi, bisa menangkap kesan asli/tidak yang muncul saat melihat benda ini, bukan karena punya indra ke-6, tapi karena jarum yang gak asli pasti mengirimkan pesan dan kesan gak sesuai dengan bagian jam yang lain, alias gak klik dan gak nyambung dan setubuh dengan bagian lainya, hati-hati juga karena bagian ini termasuk gak sulit untuk diganti dengan jarum dari tipe yang lain.
15 August 2009
RADO


Rado merupakan merk buatan Swiss dengan kantor pusat di Lengnau.
Didirikan pada tahun 1917 dengan nama Schlup & Co.
Seorang pria bernama Paul Luthi, berperan besar dalam perusahaan, yang awalnya hanya memproduksi mesin, dan spare part jam untuk dijual pada perusahaan-perusahaan lain yang nantinya di berikan merek sendiri, baru pada tahun 1957 perusahaan ini meluncurkan koleksinya lewat merk Rado.
Salah satu produk mereka yang terkenal adalah Rado Diastar yang merupakan jam pertama didunia yang tahan gores, yang mulai diproduksi tahun 1962 bermaterikan Tungsten Steel.
Salah satu ciri Rado adalah, keberanian utk menggunakan bahan-bahan baru sebagai casing, yang menjadi terobosan didunia jam, seperti keramik dan lanthanium yang merupakan mineral kristal yang ditambang di australia, afrika dan brazil.
Merk ini mungkin tidak seterkenal lainnya, salah satu penyebabnya adalah,
relatif barunya merk ini dibanding yang lainya, yaitu muncul pada tahun 1957.
Di tahun 1983 bergabung kedalam grup SMH yang kemudian berubah nama menjadi Swatch Group di tahun 1998, yang terdiri atas merk seperti Omega, Swach, Breguet, Mido, Hamilton, Longines, Blancpain, Tissot, dll.
Didirikan pada tahun 1917 dengan nama Schlup & Co.
Seorang pria bernama Paul Luthi, berperan besar dalam perusahaan, yang awalnya hanya memproduksi mesin, dan spare part jam untuk dijual pada perusahaan-perusahaan lain yang nantinya di berikan merek sendiri, baru pada tahun 1957 perusahaan ini meluncurkan koleksinya lewat merk Rado.
Salah satu produk mereka yang terkenal adalah Rado Diastar yang merupakan jam pertama didunia yang tahan gores, yang mulai diproduksi tahun 1962 bermaterikan Tungsten Steel.
Salah satu ciri Rado adalah, keberanian utk menggunakan bahan-bahan baru sebagai casing, yang menjadi terobosan didunia jam, seperti keramik dan lanthanium yang merupakan mineral kristal yang ditambang di australia, afrika dan brazil.
Merk ini mungkin tidak seterkenal lainnya, salah satu penyebabnya adalah,
relatif barunya merk ini dibanding yang lainya, yaitu muncul pada tahun 1957.
Di tahun 1983 bergabung kedalam grup SMH yang kemudian berubah nama menjadi Swatch Group di tahun 1998, yang terdiri atas merk seperti Omega, Swach, Breguet, Mido, Hamilton, Longines, Blancpain, Tissot, dll.
10 August 2009
Sangat banyak yang kita bisa pelajari dari arloji mekanis, bukan hanya sekedar penunjuk waktu, tetapi benda ini merupakan perpaduan mekanisme mesin rumit berpresisi tinggi dan keindahan seni perpaduan komposisi, bentuk, warna dan hal lain.
Proses penciptaan sebuah mesin arloji baru, bukanlah hal yang mudah karena dibutuhkan proses riset yang panjang dan dana yang tidak sedikit, sekaligus ahli-ahli yang mumpuni.
Semua ini bisa kita bayangkan dari bagaimana mereka menciptakan puluhan bahkan ratusan part dengan ukuran kecil yang pada akhirnya bekerja sama dan menunjukkan waktu kepada kita semua.
Kesalahan design sedikit saja bisa mengakibatkan arloji tidak berfungsi normal, atau paling buruk adalah tidak mau bergerak sama sekali.
Tingkat kerumitan dan biaya yang besar inilah yang membuat banyak pabrikan jam tidak mau repot-repot menciptakan mesin sendiri, sehingga mereka memesan pada pabrikan mesin jam yang ada, mungkin kita pernah mendengar ETA, Voljoux, dll, inilah pabrikan mesin jam tersebut, yang hasilnya nanti akan dimodifikasi seperti memberikan label merek dan ditambahkan perubahan disana sini, yang bisa berskala kecil atau masif, pada akhirnya untuk menimbulkan kesan mesin tersebut adalah buatan merk itu sendiri atau istilah kerennya "In House Movement", jika ada pertanyaan banyak gak merk yang melakukan ini?jawabanya "banyak"
Apakah anda menjadi ilfill?hehehe saya juga seperti itu.
Entah kenapa saya selalu menganggap mesin buatan sendiri akan lebih eksklusif daripada pesanan massal dari pabrik mesin, saya pribadi merasa ditipu....itu tidak adil karena saya membeli jam tersebut karena saya berharap itu benar-benar murni semuanya buatan merek yang saya beli, bukan pesan di pabrik lain lalu dimodifikasi sedikit supaya terkesan buatan sendiri, yah boleh lah beropini, kalo tidak sependapat tidak masalah.
Pertanyaanya masih adakah yang buat sendiri?ada, seperti Patek Philippe, Vacheron Constantine, A Lange & Sohne, dll, yup inilah beberapa merek papan atas belantika perjaman didunia, jika kita mau menganalogikanya dengan dunia mobil mewah, mereka ini seperti merk Rolls Royce, Bentley, Ferarinya mobil, efeknya apa?harganya yang selangit, bukan sekedar belasan juta, tapi sudah puluhan bahkan ratusan juta atau milyaran rupiah, gak percaya?percayalah.
Lalu apa kemudian yang terjadi?karena mereka membuat secara ekskulisif mesin-mesinya sampai detail (sama seperti Rolls Royse yang hingga joknya jahitan tangan manusia)produksi dan populasi jam tersebut sangat terbatas.
Dari data yang pernah saya dapat merek A Lange &Sohne hanya bisa memproduksi 2000 jam tiap tahunya, sedangkan Patek Philippe, Vacheron Constantine, Jaeger Le Coultre berkisa r 16.000-20.000 jam setiap tahunnya, jangan bandingkan dengan merk pasaran yang bisa jutaan tiap tahunnya.
Tapi kalo kita gak punya dana sebesar itu tapi pingin memiliki jam yang mesinya murni buatan sendiri apakah ada?
Tenang saja, setau saya Seiko masih memproduksi sendiri mesinnya, dan beberapa merk lainnya (yah walaupun kastanya jauh, tapi kita bisa memandangi mesinya sambil mengatakan "ini asli buatan Seiko")
Apakah setelah mesin, proses penciptaan sebuah jam baru selesai?tentu tidak mereka juga harus membuat casing/body/bak/kerangka yang melindungi mesin tersebut, banyak sekali materi yang bisa digunakan mulai dari yang sangat umum stainless steel,baja (baja yang digunakan juga terdiri dari berbagai macam grade, terkait tingkat kekerasanya), Titanium (salah satu logam terkeras dimuka bumi ini, amat sulit dibentuk, tetapi lebih ringan dari stailess steel dan lebih berat dari aluminium), bahkan emas, atau logam tertentu yang dilapisi emas, mikron, silver atau materi lainya.
Lalu apa yang membedakan materi-materi ini?banyak, seperti ketahanan terhadap karat, berat dari jam, nilai jual jam(karena menggunakan bahan berharga seperti emas).
Proses penciptaan design case jam nantinya akan sangat mempengaruhi aura benda ini, jam ukuran besar pasti memiliki aura yang berbeda dengan kecil, atau Lags(kaki dari bodi jam, tempat menempelnya tali/rantai dengan body jam) yang besar dan tebal, tentu akan memiliki kesan yang berbeda dengan Lags kecil, tipis dan panjang.
Apakah kita lebih prefer dengan jam berbentuk kotak atau bulat?ini juga berpengaruh terhadap aura jam tersebut. Ketebalan, ukuran adalah hal lain juga yang mempengaruhi kesan sebuah arloji. Ukuran, bentuk, Crown/putaran jam atau hands/jarum jam, plat/dial/permukaan yang menampilkan jam berapa saat ini, materi tali/rantai, pola/serat yang terbentuk pada bodi jam, ukiran yang terdapat pada tutup jam yang ada dibawah, bahan yang digunakan sebagai penutup bening dibagian atas jam adalah faktor lain yang tidak bisa dilupakan ikut berkontribusi dalam mencipatakan kesan, nilai, aura, keindahan dari sebuah arloji mekanis.
Proses penciptaan sebuah mesin arloji baru, bukanlah hal yang mudah karena dibutuhkan proses riset yang panjang dan dana yang tidak sedikit, sekaligus ahli-ahli yang mumpuni.
Semua ini bisa kita bayangkan dari bagaimana mereka menciptakan puluhan bahkan ratusan part dengan ukuran kecil yang pada akhirnya bekerja sama dan menunjukkan waktu kepada kita semua.
Kesalahan design sedikit saja bisa mengakibatkan arloji tidak berfungsi normal, atau paling buruk adalah tidak mau bergerak sama sekali.
Tingkat kerumitan dan biaya yang besar inilah yang membuat banyak pabrikan jam tidak mau repot-repot menciptakan mesin sendiri, sehingga mereka memesan pada pabrikan mesin jam yang ada, mungkin kita pernah mendengar ETA, Voljoux, dll, inilah pabrikan mesin jam tersebut, yang hasilnya nanti akan dimodifikasi seperti memberikan label merek dan ditambahkan perubahan disana sini, yang bisa berskala kecil atau masif, pada akhirnya untuk menimbulkan kesan mesin tersebut adalah buatan merk itu sendiri atau istilah kerennya "In House Movement", jika ada pertanyaan banyak gak merk yang melakukan ini?jawabanya "banyak"
Apakah anda menjadi ilfill?hehehe saya juga seperti itu.
Entah kenapa saya selalu menganggap mesin buatan sendiri akan lebih eksklusif daripada pesanan massal dari pabrik mesin, saya pribadi merasa ditipu....itu tidak adil karena saya membeli jam tersebut karena saya berharap itu benar-benar murni semuanya buatan merek yang saya beli, bukan pesan di pabrik lain lalu dimodifikasi sedikit supaya terkesan buatan sendiri, yah boleh lah beropini, kalo tidak sependapat tidak masalah.
Pertanyaanya masih adakah yang buat sendiri?ada, seperti Patek Philippe, Vacheron Constantine, A Lange & Sohne, dll, yup inilah beberapa merek papan atas belantika perjaman didunia, jika kita mau menganalogikanya dengan dunia mobil mewah, mereka ini seperti merk Rolls Royce, Bentley, Ferarinya mobil, efeknya apa?harganya yang selangit, bukan sekedar belasan juta, tapi sudah puluhan bahkan ratusan juta atau milyaran rupiah, gak percaya?percayalah.
Lalu apa kemudian yang terjadi?karena mereka membuat secara ekskulisif mesin-mesinya sampai detail (sama seperti Rolls Royse yang hingga joknya jahitan tangan manusia)produksi dan populasi jam tersebut sangat terbatas.
Dari data yang pernah saya dapat merek A Lange &Sohne hanya bisa memproduksi 2000 jam tiap tahunya, sedangkan Patek Philippe, Vacheron Constantine, Jaeger Le Coultre berkisa r 16.000-20.000 jam setiap tahunnya, jangan bandingkan dengan merk pasaran yang bisa jutaan tiap tahunnya.
Tapi kalo kita gak punya dana sebesar itu tapi pingin memiliki jam yang mesinya murni buatan sendiri apakah ada?
Tenang saja, setau saya Seiko masih memproduksi sendiri mesinnya, dan beberapa merk lainnya (yah walaupun kastanya jauh, tapi kita bisa memandangi mesinya sambil mengatakan "ini asli buatan Seiko")
Apakah setelah mesin, proses penciptaan sebuah jam baru selesai?tentu tidak mereka juga harus membuat casing/body/bak/kerangka yang melindungi mesin tersebut, banyak sekali materi yang bisa digunakan mulai dari yang sangat umum stainless steel,baja (baja yang digunakan juga terdiri dari berbagai macam grade, terkait tingkat kekerasanya), Titanium (salah satu logam terkeras dimuka bumi ini, amat sulit dibentuk, tetapi lebih ringan dari stailess steel dan lebih berat dari aluminium), bahkan emas, atau logam tertentu yang dilapisi emas, mikron, silver atau materi lainya.
Lalu apa yang membedakan materi-materi ini?banyak, seperti ketahanan terhadap karat, berat dari jam, nilai jual jam(karena menggunakan bahan berharga seperti emas).
Proses penciptaan design case jam nantinya akan sangat mempengaruhi aura benda ini, jam ukuran besar pasti memiliki aura yang berbeda dengan kecil, atau Lags(kaki dari bodi jam, tempat menempelnya tali/rantai dengan body jam) yang besar dan tebal, tentu akan memiliki kesan yang berbeda dengan Lags kecil, tipis dan panjang.
Apakah kita lebih prefer dengan jam berbentuk kotak atau bulat?ini juga berpengaruh terhadap aura jam tersebut. Ketebalan, ukuran adalah hal lain juga yang mempengaruhi kesan sebuah arloji. Ukuran, bentuk, Crown/putaran jam atau hands/jarum jam, plat/dial/permukaan yang menampilkan jam berapa saat ini, materi tali/rantai, pola/serat yang terbentuk pada bodi jam, ukiran yang terdapat pada tutup jam yang ada dibawah, bahan yang digunakan sebagai penutup bening dibagian atas jam adalah faktor lain yang tidak bisa dilupakan ikut berkontribusi dalam mencipatakan kesan, nilai, aura, keindahan dari sebuah arloji mekanis.
05 August 2009
Semua Tentang Arloji (Part 1)
Begitu banyak hal yang bisa kita pelajari dari sebuah arloji, bukan hanya sekedar penunjuk waktu, tetapi aspek lain, yang sulit habisnya jika ingin diperdalam.
Pernahkah terpikirkan oleh kita jika plat/dial pada setiap jam bisa terbuat dari bahan yang berbeda, ada yg dari kuningan, silver, emas, plastik, atau materi lainnya?
Pernahkan terpikirkan oleh kita jika hands/jarum jam itu juga terbuat dari bahan yang berbeda-beda, ada merk terkenal yang membuatnya dari emas (walaupun sebenarnya bahan ini, lebih mudah berubah bentuk atau tergores dibandingkan bahan lain saat jam diservice), ada juga yang terbuat dari logam biasa, maupun logam lain tetapi dilapis emas/silver, pemilihan bahan ini bisa jadi karena tradisi yang sudah berjalan dari dulu oleh merek tsb, atau bisa juga untuk meningkatkan nilai dari sebuah arloji.
Pernahkah kita mengetahui jika kaca jam/cristal penutup jam itu ada yang terbuat dari kaca, atau kristal mineral seperti sapphire, atau hadlex yang merupakan bahan khusus buatan sebuah merek, atau mungkin terbuat dari acrilic, yang mempunyai kelemahan dan keunggulan masing-masing menyesuaikan design jam yang diciptakan khusus utk medan tertentu.
Tahukah kita, jika ada jam mekanis yang semua bagiannya terbuat dari plastik?termasuk gear-gear yang ada didalamnya, tetapi ternyata terobosan baru itu tdk mendapatkan tanggapan yang luar biasa.
Pernahkan kita memperhatikan bahwa potongan mesin pada jam swiss terlihat sangat halus, jejak potongan dari mesin tdk terlihat kasar...sedangkan jam-jam jepang banyak yang masih terlihat kasar potongannya.
Tahukan kita jika tidak semua pabrikan jam membuat sendiri mesinnya, tetapi justru memesan dari pabrik mesin jam, lalu mereka hanya melakukan sedikit modifikasi seperti mencantumkan merek pada mesin tersebut.
Tahukah kita jika salah satu merek jam, menyarankan penggunanya untukmengganti seal secara rutin setiap 3 tahun sekali khususnya untuk jam renang/diver.
Apakah kita sdh merendam di air bersih semalaman untuk jam diver yang baru digunakan berenang di laut?
Pernahkah terpikirkan oleh kita jika plat/dial pada setiap jam bisa terbuat dari bahan yang berbeda, ada yg dari kuningan, silver, emas, plastik, atau materi lainnya?
Pernahkan terpikirkan oleh kita jika hands/jarum jam itu juga terbuat dari bahan yang berbeda-beda, ada merk terkenal yang membuatnya dari emas (walaupun sebenarnya bahan ini, lebih mudah berubah bentuk atau tergores dibandingkan bahan lain saat jam diservice), ada juga yang terbuat dari logam biasa, maupun logam lain tetapi dilapis emas/silver, pemilihan bahan ini bisa jadi karena tradisi yang sudah berjalan dari dulu oleh merek tsb, atau bisa juga untuk meningkatkan nilai dari sebuah arloji.
Pernahkah kita mengetahui jika kaca jam/cristal penutup jam itu ada yang terbuat dari kaca, atau kristal mineral seperti sapphire, atau hadlex yang merupakan bahan khusus buatan sebuah merek, atau mungkin terbuat dari acrilic, yang mempunyai kelemahan dan keunggulan masing-masing menyesuaikan design jam yang diciptakan khusus utk medan tertentu.
Tahukan kita jika kaca penutup jam itu ada yang berbentuk seperti kubah ada juga yang datar?masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, salah satunya mempengaruhi penampilan dari plat/dial, selain itu berpengaruh terhadap kekuatan materi penutup atas jam tersebut
Tahukah kita, jika ada jam mekanis yang semua bagiannya terbuat dari plastik?termasuk gear-gear yang ada didalamnya, tetapi ternyata terobosan baru itu tdk mendapatkan tanggapan yang luar biasa.
Pernahkan kita memperhatikan bahwa potongan mesin pada jam swiss terlihat sangat halus, jejak potongan dari mesin tdk terlihat kasar...sedangkan jam-jam jepang banyak yang masih terlihat kasar potongannya.
Tahukan kita jika tidak semua pabrikan jam membuat sendiri mesinnya, tetapi justru memesan dari pabrik mesin jam, lalu mereka hanya melakukan sedikit modifikasi seperti mencantumkan merek pada mesin tersebut.
Tahukah kita jika salah satu merek jam, menyarankan penggunanya untukmengganti seal secara rutin setiap 3 tahun sekali khususnya untuk jam renang/diver.
Apakah kita sdh merendam di air bersih semalaman untuk jam diver yang baru digunakan berenang di laut?
19 July 2009
Seiko First Diver 6217

Karena Seri ini memang menorehkan sejarah penting.
Seiko 6217 merupakan jam diver profesional pertama buatan seiko, jam ini tahan goncangan atau shockproofing.
Jika melihat ukurannya memang 6217 ini tdk terlalu besar dengan diameter (tdk termasuk putaran) 35 milimeter, kalo dibandingkan dengan jam-jam diver keluaran setelahnya atau yang terbaru, bahkan dengan seri cronograph 6139 atau 6138, ukuran ini terlihat agak kecil.
Ciri paling khas dari arloji diver pertama seiko ini adalah penunjuk jam yang bukan berupa angka, tapi hanya berupa balok seperti bata yang menempati posisi angka-angka yang biasa ada pada jam umumnya, selain itu crown atau putarannya yang besar terlihat sangat menonjol saat digunakan, besarnya ukuran dari crown menyediakan tempat yang cukup lebar sehingga seiko
mengukirkan namanya lengkap pada crown, bukan sekedar simbol.
Bezel yang terdapat diluar bisa diputar berlawanan arah tanpa mengeluarkan bunyi klik, namun posisinya yg diluar ini mengakibatkan bezel/ring mudah tergores (apalagi jam yang sudah cukup berusia dengan jam pakai yang amat tinggi, rasa-rasanya sulit menemukan bezel/ring dalam kondisi prima)selain itu terdapat tulisan angka 10, 20, 30, 40, 50, tidak ada angka 60 krn digantikan dengan bulatan.
Jika kita perhatikan lebih detail body dari jam ini seratnya terlihat jelas, garis-garis lengkung yang tersusun rapi
Aslinya jam ini dari gambar dan informasi yang saya dapatkan, talinya dari seiko sendiri terbuat dari karet dengan motif seperti kue wafel (yang bisanya kita bisa beli di restoran fastfood AW, ditambahkan es krim), rasa-rasanya sekarang juga akan sulit menemukan tali yang original dengan kondisi baik apalagi bahannya bukan logam. Selain itu pada jam ini hanya terdapat tanggal tanpa nama hari.
Seri Diver 6217 ini hanya diproduksi mulai dari tahun 1965 hingga 1968, sekedar tambahan informasi saja cal 6217 ini juga digunakan sebagai mesin utk seiko world time generasi pertama.
Berbanggalah anda jika memilikinya karena jika jam-jam diver Seiko setelahnya pasti akan segera menunduk sebagai tanda penghormatan kepada pioneernya jika melihat 6217, karena seri ini memang sudah diakui sebagai jam renang profesional pertama buatan seiko, walaupun sebelumnya sudah ada, tetapi tidak dianggap sebagai jam renang profesional .
Selain itu pengakuan sebagai jam renang pertama keluaran Seiko, seri ini sering disebut dengan julukan jam ini "The Tough Guy"
Hal yang selalu saya lakukan jika sedang jalan-jalan di mall lalu melihat etalasi toko jam, yaitu meletakkan pegelangan tangan saya dibawah...pasangan saya heran kenapa saat melihat-lihat ,tangan saya selalu dibawah...saya katakan...saya gak mau nanti jika seiko diver yang dipajang dengan posisi mendongak itu kaget dan segera menunduk menjadi sungkan karena melihat sesepuhnya ada disana saat tangan saya terangkat ke atas.

Begitu banyak jam diver, dan kita bisa mendapatkanya dengan mudah diluar sana, tapi saya tertarik untuk bicara tentang Seiko Diver 6217, kenapa?
Karena Seri ini memang menorehkan sejarah penting.
Seiko 6217 merupakan jam diver profesional pertama buatan seiko, jam ini tahan goncangan atau shockproofing.
Jika melihat ukurannya memang 6217 ini tdk terlalu besar dengan diameter (tdk termasuk putaran) 35 milimeter, kalo dibandingkan dengan jam-jam diver keluaran setelahnya atau yang terbaru, bahkan dengan seri cronograph 6139 atau 6138, ukuran ini terlihat agak kecil.
Ciri paling khas dari arloji diver pertama seiko ini adalah penunjuk jam yang bukan berupa angka, tapi hanya berupa balok seperti bata yang menempati posisi angka-angka yang biasa ada pada jam umumnya, selain itu crown atau putarannya yang besar terlihat sangat menonjol saat digunakan, besarnya ukuran dari crown menyediakan tempat yang cukup lebar sehingga seiko
mengukirkan namanya lengkap pada crown, bukan sekedar simbol.
Bezel yang terdapat diluar bisa diputar berlawanan arah tanpa mengeluarkan bunyi klik, namun posisinya yg diluar ini mengakibatkan bezel/ring mudah tergores (apalagi jam yang sudah cukup berusia dengan jam pakai yang amat tinggi, rasa-rasanya sulit menemukan bezel/ring dalam kondisi prima)selain itu terdapat tulisan angka 10, 20, 30, 40, 50, tidak ada angka 60 krn digantikan dengan bulatan.
Jika kita perhatikan lebih detail body dari jam ini seratnya terlihat jelas, garis-garis lengkung yang tersusun rapi
Aslinya jam ini dari gambar dan informasi yang saya dapatkan, talinya dari seiko sendiri terbuat dari karet dengan motif seperti kue wafel (yang bisanya kita bisa beli di restoran fastfood AW, ditambahkan es krim), rasa-rasanya sekarang juga akan sulit menemukan tali yang original dengan kondisi baik apalagi bahannya bukan logam. Selain itu pada jam ini hanya terdapat tanggal tanpa nama hari.
Seri Diver 6217 ini hanya diproduksi mulai dari tahun 1965 hingga 1968, sekedar tambahan informasi saja cal 6217 ini juga digunakan sebagai mesin utk seiko world time generasi pertama.
Berbanggalah anda jika memilikinya karena jika jam-jam diver Seiko setelahnya pasti akan segera menunduk sebagai tanda penghormatan kepada pioneernya jika melihat 6217, karena seri ini memang sudah diakui sebagai jam renang profesional pertama buatan seiko, walaupun sebelumnya sudah ada, tetapi tidak dianggap sebagai jam renang profesional .
Selain itu pengakuan sebagai jam renang pertama keluaran Seiko, seri ini sering disebut dengan julukan jam ini "The Tough Guy"
Hal yang selalu saya lakukan jika sedang jalan-jalan di mall lalu melihat etalasi toko jam, yaitu meletakkan pegelangan tangan saya dibawah...pasangan saya heran kenapa saat melihat-lihat ,tangan saya selalu dibawah...saya katakan...saya gak mau nanti jika seiko diver yang dipajang dengan posisi mendongak itu kaget dan segera menunduk menjadi sungkan karena melihat sesepuhnya ada disana saat tangan saya terangkat ke atas.
03 June 2009
Mesin Pemutar Arloji Automatic/Winder
Salah satu kesulitan yang dialami penggemar Arloji Automatic adalah, arloji akan berhenti bergerak jika tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu, karena per sumber energi tidak tergulung krn rotor tidak bergerak.
Sehingga jika kita memiliki beberapa arloji, kita harus melakukan pengesetan ulang jam dan tanggal jam yang mati karena tidak digunakan itu dan hal ini cukup merepotkan dan menyita waktu.
Pemutar arloji automatic/winder adalah solusi yang baik untuk kita penggemar jam automatic, sayangnya winder buatan luar negeri harganya ukup mahal, apalagi alat itu hanya bisa untuk memutar satu atau beberapa unit saja...bagaimana jika arloji yang kita miliki lebih dari 10???
Memang ada winder yang mampu menampung jumlah yang banyak, tapi lagi-lagi harganya selangit, bisa hingga puluhan juta rupiah!!!
Berikut winder buatan lokal yang sederhana, murah, tapi awet mesinnya dan mampu menampung 12 unit arloji automatic kesayangan anda.


Kita tinggal memasang arloji kita pada gelang aluminium fleksibel yang bisa kita atur kerenggangannya, dan saya tau kekawatiran anda, bagaimana jika arloji kesayangan kita jatuh, itu tidak akan terjadi selama kita mengatur kerenggannya dengan pas, sesuai kondisi arloji masing masing, karena selama ini arloji saya tidak pernah ada yang jatuh.
Memang kita tidak bisa mengharapkan tampilan yang sangat indah dan halus seperti produk luar negeri, dengan harga murah ini, tetapi mesin yang digunakan cukup tangguh, ada yang sudah menggunakannya selama beberapa tahun, rutin menghidupkanya beberapa jam setiap hari, hingga sekarang mesin ini berfungsi dengan baik.
Tinggal pasang arloji anda, colok kelistrik, tekan tombol penggeraknya, maka winder akan berputar sepeti kipas angin, hanya jauh lebih lambat.
Hub 021 503 55567
Persediaan sangat terbatas, karena termasuk mesin yang sangat sulit dicari dipasaran
Sehingga jika kita memiliki beberapa arloji, kita harus melakukan pengesetan ulang jam dan tanggal jam yang mati karena tidak digunakan itu dan hal ini cukup merepotkan dan menyita waktu.
Pemutar arloji automatic/winder adalah solusi yang baik untuk kita penggemar jam automatic, sayangnya winder buatan luar negeri harganya ukup mahal, apalagi alat itu hanya bisa untuk memutar satu atau beberapa unit saja...bagaimana jika arloji yang kita miliki lebih dari 10???
Memang ada winder yang mampu menampung jumlah yang banyak, tapi lagi-lagi harganya selangit, bisa hingga puluhan juta rupiah!!!
Berikut winder buatan lokal yang sederhana, murah, tapi awet mesinnya dan mampu menampung 12 unit arloji automatic kesayangan anda.
Kita tinggal memasang arloji kita pada gelang aluminium fleksibel yang bisa kita atur kerenggangannya, dan saya tau kekawatiran anda, bagaimana jika arloji kesayangan kita jatuh, itu tidak akan terjadi selama kita mengatur kerenggannya dengan pas, sesuai kondisi arloji masing masing, karena selama ini arloji saya tidak pernah ada yang jatuh.
Memang kita tidak bisa mengharapkan tampilan yang sangat indah dan halus seperti produk luar negeri, dengan harga murah ini, tetapi mesin yang digunakan cukup tangguh, ada yang sudah menggunakannya selama beberapa tahun, rutin menghidupkanya beberapa jam setiap hari, hingga sekarang mesin ini berfungsi dengan baik.
Tinggal pasang arloji anda, colok kelistrik, tekan tombol penggeraknya, maka winder akan berputar sepeti kipas angin, hanya jauh lebih lambat.
Hub 021 503 55567
Persediaan sangat terbatas, karena termasuk mesin yang sangat sulit dicari dipasaran
04 April 2009
Service Arloji Mekanis


Boleh dibilang hobi mengkoleksi arloji mekanis merupakan kegiatan yang relatif mahal, selain karena arloji mekanis secara umum lebih tinggi harganya dibandingkan jam baterai, ongkos perawatanya pun memang jauh lebih tinggi.
Seperti yang kita ketahui, arloji mekanis sangat disarankan untuk diservice secara berkala 3-4 tahun sekali, service yang dilakukan termasuk didalamnya untuk melakukan pengesetan ketepatan jam (yang membutuhkan alat komputer khusus dengan teknologi tinggi), selain itu biasanya pada bagian-bagian tertentu akan dilakukan pelumasan dengan cairan yang memang didesign khusus untuk jam mekanis, dengan tingkat kekentalan yang berbeda untuk bagian yang berbeda pada jam, itu semua jika kondisi jam kita tidak terlalu parah, jika memang diperlukan kadang kala harus dilakukan turun mesin, artinya semua bagian akan dibongkar satu persatu, lalu dimasukkan kedalam alat pembersih ultrasonic (sebuah alat pembersih khusus yang menggunakan getaran ultrasonic yang akan meluruhkan semua kotoran hingga bagian-bagian yang sangat sulit terjangkau, part-part jam akan direndam dalam cairan khusus dan digetarkan dengan ultrasonic).
Selain itu arloji kita juga akan dicek kondisi dari seal-seal karet penutup bagian bawah jam, apakah kondisi karetnya sdh aus sehingga perlu diganti yang baru, untuk mencegah merembes, atau masuknya zat-zat, termasuk juga udara yang bisa mengakibatkan korosi pada mesin, seal ini juga bisanya terdapat pada putaran jam atau yang biasa disebut knop.
Service jam mekanis bukanlah hal yang mudah, apalagi jika tingkat kerumitan barang kesayangan kita itu tinggi, adalah tindakan yang sangat beresiko jika kita percayakan kepada tukang jam yang tidak berpengalaman, karena butuh keahlian dan pengalaman bertahun-tahun untuk bisa menjadi specialis dalam bidang ini, kasarnya pengerjaan akan bisa berakibat fatal, dari resiko yang paling kecil saja, seperti saat membuka tutup mesin, bisa terjadi gores yang bisa merusak tampilan jam kita, atau yang paling parah adalah kerusakan atau hilangnya part-part jam (hilangnya satu part saja bisa mengakibatkan jam kita tidak berfungsi normal atau mati sama sekali)
Alat-alat untuk service arloji mekanis adalah alat-alat khusus yang didesign tidak mengandung daya magnet yang bisa merubah akurasi jam.
Kita tidak bisa menemukan dengan mudah obeng-obeng khusus jam mekanis di toko-toko besi, termasuk juga pinset penjepit dengan akurasi tinggi, alat pencabut jarum jam khusus, pembuka case jam, cairan pelumas khusus jam, seal-seal.
Jadi berhati-hatilah dalam mempercayakan service jam mekanis kesayangan anda, karena tidak semua tukang jam memiliki keahlian yang mumpuni (karena sebagian besar dari mereka terbiasa dengan jam baterai yang umumnya cuma penggantian baterai atau IC saja, yang jauh lebih sederhana dari arloji mekanis).
Paling aman adalah mempercayakan pengerjaanya pada service center resmi, walaupun biasanya ongkos jauh lebih besar, tapi jika budget kita pas-pasan, memang ada beberapa ahli jam yang bisa kita percayai dengan biaya yang jauh lebih murah, tetapi memiliki keahlian dan jam terbang yang tinggi, tetapi yang menjadi masalah, tidak banyak dan tidak mudah menemukan ahli-ahli seperti ini.
Seperti yang kita ketahui, arloji mekanis sangat disarankan untuk diservice secara berkala 3-4 tahun sekali, service yang dilakukan termasuk didalamnya untuk melakukan pengesetan ketepatan jam (yang membutuhkan alat komputer khusus dengan teknologi tinggi), selain itu biasanya pada bagian-bagian tertentu akan dilakukan pelumasan dengan cairan yang memang didesign khusus untuk jam mekanis, dengan tingkat kekentalan yang berbeda untuk bagian yang berbeda pada jam, itu semua jika kondisi jam kita tidak terlalu parah, jika memang diperlukan kadang kala harus dilakukan turun mesin, artinya semua bagian akan dibongkar satu persatu, lalu dimasukkan kedalam alat pembersih ultrasonic (sebuah alat pembersih khusus yang menggunakan getaran ultrasonic yang akan meluruhkan semua kotoran hingga bagian-bagian yang sangat sulit terjangkau, part-part jam akan direndam dalam cairan khusus dan digetarkan dengan ultrasonic).
Selain itu arloji kita juga akan dicek kondisi dari seal-seal karet penutup bagian bawah jam, apakah kondisi karetnya sdh aus sehingga perlu diganti yang baru, untuk mencegah merembes, atau masuknya zat-zat, termasuk juga udara yang bisa mengakibatkan korosi pada mesin, seal ini juga bisanya terdapat pada putaran jam atau yang biasa disebut knop.
Service jam mekanis bukanlah hal yang mudah, apalagi jika tingkat kerumitan barang kesayangan kita itu tinggi, adalah tindakan yang sangat beresiko jika kita percayakan kepada tukang jam yang tidak berpengalaman, karena butuh keahlian dan pengalaman bertahun-tahun untuk bisa menjadi specialis dalam bidang ini, kasarnya pengerjaan akan bisa berakibat fatal, dari resiko yang paling kecil saja, seperti saat membuka tutup mesin, bisa terjadi gores yang bisa merusak tampilan jam kita, atau yang paling parah adalah kerusakan atau hilangnya part-part jam (hilangnya satu part saja bisa mengakibatkan jam kita tidak berfungsi normal atau mati sama sekali)
Alat-alat untuk service arloji mekanis adalah alat-alat khusus yang didesign tidak mengandung daya magnet yang bisa merubah akurasi jam.
Kita tidak bisa menemukan dengan mudah obeng-obeng khusus jam mekanis di toko-toko besi, termasuk juga pinset penjepit dengan akurasi tinggi, alat pencabut jarum jam khusus, pembuka case jam, cairan pelumas khusus jam, seal-seal.
Jadi berhati-hatilah dalam mempercayakan service jam mekanis kesayangan anda, karena tidak semua tukang jam memiliki keahlian yang mumpuni (karena sebagian besar dari mereka terbiasa dengan jam baterai yang umumnya cuma penggantian baterai atau IC saja, yang jauh lebih sederhana dari arloji mekanis).
Paling aman adalah mempercayakan pengerjaanya pada service center resmi, walaupun biasanya ongkos jauh lebih besar, tapi jika budget kita pas-pasan, memang ada beberapa ahli jam yang bisa kita percayai dengan biaya yang jauh lebih murah, tetapi memiliki keahlian dan jam terbang yang tinggi, tetapi yang menjadi masalah, tidak banyak dan tidak mudah menemukan ahli-ahli seperti ini.
21 March 2009
Daftar Jam terumit didunia
Semakin banyak fungsi pada sebuah mesin, maka semakin rumitlah jam itu, bukan hanya sekedar fungsi penunjuk hari dan tanggal seperti yang ada pada jam umumnya.
Beberapa jam yang dikategorikan jam ultra rumit diciptakan pabrikan jam tertentu memang karena pesanan seorang kolektor berat dan pengagum jam mekanis, ada yang memang diciptakan untuk menandai moment-moment tertentu.
Jam ini dibuat oleh Brequet untuk ratu Prancis Marie Antoinette yang baru selesai dibuat tahun 1827, pada jam ini terdapat semua fungsi yang sudah ada pada masanya, diantaranya:minute repeater, perpetual calender, indikator energi jam yang tersisa dan fungsi lainya.
Jam Leroy 01
Jam Henry Graves
Jam Calibre 89
Jam-jam yang disebutkan diatas merupakan jam yang berbentuk jam kantong
Untuk jam tangan
Entah sampai kapan akhirnya para ahli jam tersebut akan sampai pada titik dimana mereka tidak bisa lagi menambahkan satu part terkecil-pun pada sebuah mesin karena sudah tidak ada space lagi pada wadah yang sangat terbatas itu, mungkin selain dimana keberadaan jam Marie Antoinette, hal ini juga masih menjadi salah satu misteri terbesar didunia jam.
Semakin banyak fungsi pada sebuah mesin, maka semakin rumitlah jam itu, bukan hanya sekedar fungsi penunjuk hari dan tanggal seperti yang ada pada jam umumnya.
Dari waktu ke waktu para ahli terus berusaha untuk menciptakan fungsi dan tingkat kerumitan paling tinggi dari yang belum pernah diciptakan, tantanganya adalah sampai berapa banyak fungsi yang bisa ditampung oleh sebuah mesin jam, dengan ukuran wadah yang sangat terbatas itu? sebagai gambaran untuk fungsi perpetual calender saja dibutuhkan sekitar 100 part tambahan, untuk turbilion dibutuhkan 60-70 part tambahan lainya, jadi bisa dibayangkan ada berapa part yang terdapat pada jam mekanis jika didalamnya ada 33 fungsi???
Beberapa jam yang dikategorikan jam ultra rumit diciptakan pabrikan jam tertentu memang karena pesanan seorang kolektor berat dan pengagum jam mekanis, ada yang memang diciptakan untuk menandai moment-moment tertentu.
Mari kita lihat diantaranya.
Jam Marie Antoinette

Jam ini dibuat oleh Brequet untuk ratu Prancis Marie Antoinette yang baru selesai dibuat tahun 1827, pada jam ini terdapat semua fungsi yang sudah ada pada masanya, diantaranya:minute repeater, perpetual calender, indikator energi jam yang tersisa dan fungsi lainya.
Jam ini hilang dicuri, hingga sekarang belum ditemukan dan masih menjadi salah satu misteri terbesar di dunia jam.
Jam Leroy 01
Jam ini dibuat tahun 1904, dan didalam mesinya tertanam antara 20-25 fungsi.
Jam Henry Graves
Jam ini dibuat oleh Patek Philippe di tahun 1927 atas pesanan seorang bankir kenamaan yang juga penggemar jam buatan Patek Philippe, Henry Graves
Pada jam ini terdapat 24 fungsi
Jam Calibre 89
Lagi-lagi, jam ini dibuat oleh Patek Philippe ditahun 1989, hingga detik ini, masih belum ada yang mengalahkan jumlah fungsi yang tertanam didalamnya 33 fungsi!!
Jam-jam yang disebutkan diatas merupakan jam yang berbentuk jam kantong
Untuk jam tangan
Jam "Tour de l'ile"
Arloji ini buatan Vacheron Constantine di tahun 2005 dalam rangka perayaan ke-250 tahun Vacheron Constantine, untuk kategori Arloji masih belum ada yang mengalahkan dan dikenal dengan sebutan "Jam tangan dengan dua permukaan terumit didunia"artinya kesemua fungsi itu terdapat di bagian atas dan bawah arloji ini.
Mesinnya tersusun atas 834 part dan ke dua permukaan arloji ini terdapat 16 fungsi.
Entah sampai kapan akhirnya para ahli jam tersebut akan sampai pada titik dimana mereka tidak bisa lagi menambahkan satu part terkecil-pun pada sebuah mesin karena sudah tidak ada space lagi pada wadah yang sangat terbatas itu, mungkin selain dimana keberadaan jam Marie Antoinette, hal ini juga masih menjadi salah satu misteri terbesar didunia jam.
14 March 2009
Keindahan Arloji Mekanis (dari sudut pandang pribadi)


Saya juga agak yakin, kalau masih sangat banyak orang yang tidak mengetahui bahwa ada arloji yang beroperasi tanpa menggunakan sedikitpun energi listrik, apalagi komponen elektronika yaitu jam mekanis.
Untuk definisinya resminya, saya sendiri belum mencari, tapi dari hobi membongkar arloji mekanis, saya tau bahwa sebuah arloji mekanis bisa bergerak karena adanya energi yang berasal dari lentingan per yang digulung, lentingan itulah yang akan menggerakkan sebuah lingkaran kecil yang nantinya akan menggerakkan arloji mekanis tersebut.
Keindahan lainya adalah bagaimana ratusan part dari arloji mekanis tersebut bisa bekerja sama dengan teratur secara konsisten, gear-gear yang sangat halus saling menggerakkan satu sama yang lain yang membuat arloji bisa bergerak menunjukkan waktu, dan bagaimana manusia melakukan perhitungan dengan tingkat presisi yang tinggi yang bisa membuat arloji menunjukkan waktu yang tepat??

Bisa dibayangkan tingkat kerumitan arloji-arloji yang memiliki fungsi banyak, semakin banyak fungsi-fungsi yang terdapat pada sebuah jam mekanis, itu berarti semakin banyak gear-gear dan part-part yang terdapat didalamnya dan semakin rumit juga kerjasama antara part-part itu, sebagai gambaran saja, jam mekanis paling rumit didunia yaitu PatekPhilippe calibre 89 memiliki total 1.728 part(artinya jika kita membongkar habis jam ini, maka ada 1.728 bagian yang kita dapatkan, jika salah pasang satu bagian saja, bisa dipastikan jam itu tidak akan berfungsi), semua part ini menciptakan 33 buah fungsi yang terdapat hanya pada satu jam!!!Sekarang coba bongkar jam baterai/jam quartz anda, dan....bandingkan.



Apa yang membedakan arloji mekanis dengan arloji quartz ataupun kinetik.
Dulu juga saat saya masih kecil, saya tidak mengetahui apa itu jam mekanis, hingga suatu hari saya tanpa sengaja menemukan arloji kakek yang kemudian saya bongkar dan terheran-heran, karena tidak menemukan baterai didalamnya, yang saya temukan hanya sebuah lingkaran kecil aneh yang berputar bolak-balik berlawanan arah dan menempel diatasnya sebuah per setebal rambut manusia berbentuk seperti obat nyamuk bakar, dan beberapa gear yang sangat kecil dan halus, sejak saat itu saya jatuh cinta dengan arloji mekanis dan mulai meninggalkan jam-jam baterai yang saya miliki.
Saya juga agak yakin, kalau masih sangat banyak orang yang tidak mengetahui bahwa ada arloji yang beroperasi tanpa menggunakan sedikitpun energi listrik, apalagi komponen elektronika yaitu jam mekanis.
Untuk definisinya resminya, saya sendiri belum mencari, tapi dari hobi membongkar arloji mekanis, saya tau bahwa sebuah arloji mekanis bisa bergerak karena adanya energi yang berasal dari lentingan per yang digulung, lentingan itulah yang akan menggerakkan sebuah lingkaran kecil yang nantinya akan menggerakkan arloji mekanis tersebut.
Pertanyaan berikutnya bagaimana per sumber energi arloji mekanis itu bisa digulung, ada dua cara yaitu dengan cara memutar knop/crown/putaran jam (seperti kita memutar jam weaker jaman dulu), atau Automatis, yaitu arloji mekanis yang memiliki sebuah bandul berbentuk biasanya setengah lingkaran, bandul ini ada dibagian bawah jam tepat diatas tutup bawah jam, yang akan bergerak sesuai gravitasi setiap kita menggerakkan tangan, gerakan dari bandul ini yang akan menggulung per sumber energi arloji mekanis, sehingga untuk jam automatis, kita tidak perlu memutar putaran jam setiap hari, tinggal kita gunakan, maka energi/per akan tergulung secara automatis.
Keindahan lainya adalah bagaimana ratusan part dari arloji mekanis tersebut bisa bekerja sama dengan teratur secara konsisten, gear-gear yang sangat halus saling menggerakkan satu sama yang lain yang membuat arloji bisa bergerak menunjukkan waktu, dan bagaimana manusia melakukan perhitungan dengan tingkat presisi yang tinggi yang bisa membuat arloji menunjukkan waktu yang tepat??

Bisa dibayangkan tingkat kerumitan arloji-arloji yang memiliki fungsi banyak, semakin banyak fungsi-fungsi yang terdapat pada sebuah jam mekanis, itu berarti semakin banyak gear-gear dan part-part yang terdapat didalamnya dan semakin rumit juga kerjasama antara part-part itu, sebagai gambaran saja, jam mekanis paling rumit didunia yaitu PatekPhilippe calibre 89 memiliki total 1.728 part(artinya jika kita membongkar habis jam ini, maka ada 1.728 bagian yang kita dapatkan, jika salah pasang satu bagian saja, bisa dipastikan jam itu tidak akan berfungsi), semua part ini menciptakan 33 buah fungsi yang terdapat hanya pada satu jam!!!Sekarang coba bongkar jam baterai/jam quartz anda, dan....bandingkan.
09 March 2009
Seiko Bellmatic
Kalau dulu kita pernah mempunyai jam weaker yang diputar setiap hari dengan fungsi alarm, prinsip yang sama juga berlaku pada arloji Seiko Bellmattic ini, jika kita melihat pada movementnya, saat bell berbunyi maka tampak sebuah besi(pada gambar ditandai A) yang akan mengetuk besi disampingya (pada gambar ditandai B) berulangkali sehingga menghasilkan bunyi seperti alarm, memang bunyinya tidak terlalu nyaring, tapi ini cukup bermanfaat berfungsi sebagai pengingat bagi kita.
Nomor mesin untuk Seiko Bellmatic ini 4006, dan diproduksi antara tahun 1966 hingga 1978.
Taukah anda jika Arloji mekanis juga ada yang bisa berfungsi sebagai alarm??Salah satunya adalah Seiko Bellmatic, arloji ini bisa berbunyi sesuai waktu yang kita set.
Kalau dulu kita pernah mempunyai jam weaker yang diputar setiap hari dengan fungsi alarm, prinsip yang sama juga berlaku pada arloji Seiko Bellmattic ini, jika kita melihat pada movementnya, saat bell berbunyi maka tampak sebuah besi(pada gambar ditandai A) yang akan mengetuk besi disampingya (pada gambar ditandai B) berulangkali sehingga menghasilkan bunyi seperti alarm, memang bunyinya tidak terlalu nyaring, tapi ini cukup bermanfaat berfungsi sebagai pengingat bagi kita.
Bagaimana cara mengatur agar bell berbunyi pada waktu yang kita harapkan.
Pada bagian tepi plat jam ini(paling dekat dengan bezel), terdapat lingkaran yang bisa diputar lewat knop/putaran jam, kita tinggal memutar lingkaran ini sehingga tanda segitiga yang terdapat pada lingkaran posisinya tepat didepan angka jam yang kita set untuk berbunyi, jangan lupa juga untuk memutar knop/putaran jam untuk mengisi power pada per yang berguna untuk menggerakkan bell, karena per penyimpanan power antara penggerak jam tanggan berbeda dengan bell, karena pada mesin arloji ini terdapat 2 buah per, walaupun mesinnya automatis tetapi pengisian automatis tidak berlaku untuk bell, sehingga harus diputar manual
Nomor mesin untuk Seiko Bellmatic ini 4006, dan diproduksi antara tahun 1966 hingga 1978.
07 March 2009
Geneva Seal


Pada awalnya pemberian tanda ini dimulai tahun 1800-an saat pemalsuan arloji mulai menggejala pasar, tanda ini untuk memberikan tanda pada arloji-arloji yang sudah melewati pengecekan standar kualitas Swiss.
Dikemudian hari Geneva Seal menjadi sebuah tanda pencapaian kualitas tertinggi dari sebuah arloji, karena untuk mendapatkan tanda ini tidaklah mudah, hanya pabrikan arloji tertentu yang bisa memenuhi semua standar untuk mendapatkan simbol ini pada mesin jam mereka.
Ada 3 syarat dasar untuk memenuhi standar Geneva seal, seperti arloji itu harus mekanis dan dibuat, disetting di wilayah Geneva, setiap mesin harus memenuhi 12 peraturan teknis dan estetis yang sangat ketat, masuk didalamnya design mesin, karakteristik mesin dan kualitas produksi hingga finishing.
Sulitnya standar yang harus dipenuhi, mengakibatkan hanya beberapa pabrikan arloji yang bisa mendapatkan cap Geneva ini, dua diantaranya (mungkin kita sudah bisa menebak)Patek Philippe dan Vacheron Constantin, perusahaan lain hanya bisa memasukkan salah satu koleksinya atau kaliber tertentu dari buatan mereka dalam daftar Geneva Seal, diantaranya koleksi L.U.C dari Chopard dan Kaliber 9453 MC dari Cartier.

Selain itu walaupun Geneva Seal merupakan simbol dari kesempurnaan sebuah jam, bukan berati secara otomatis jam yang mendapatkan tanda ini juga Chronometer, karena ada lembaga khusus dan tes ketat yang berbeda harus dijalankan untuk mendapatkan sertifikat Chronometer.


Geneva Seal adalah simbol/cap yang ditemukan pada mesin arloji-arloji tertentu dari Swiss, tidak semua arloji dari Swiss bisa mendapatkan simbol ini pada mesin buatan mereka, karena simbol ini merupakan tanda yang menunjukkan kesempurnaan dari sebuah jam mekanis dari sisi kualitas, ketepatan, ketahanan dan keahlian dalam ilmu jam.
Pada awalnya pemberian tanda ini dimulai tahun 1800-an saat pemalsuan arloji mulai menggejala pasar, tanda ini untuk memberikan tanda pada arloji-arloji yang sudah melewati pengecekan standar kualitas Swiss.
Dikemudian hari Geneva Seal menjadi sebuah tanda pencapaian kualitas tertinggi dari sebuah arloji, karena untuk mendapatkan tanda ini tidaklah mudah, hanya pabrikan arloji tertentu yang bisa memenuhi semua standar untuk mendapatkan simbol ini pada mesin jam mereka.
Ada 3 syarat dasar untuk memenuhi standar Geneva seal, seperti arloji itu harus mekanis dan dibuat, disetting di wilayah Geneva, setiap mesin harus memenuhi 12 peraturan teknis dan estetis yang sangat ketat, masuk didalamnya design mesin, karakteristik mesin dan kualitas produksi hingga finishing.
Mesin arloji tersebut harus mendapatkan persetujuan oleh sebuah komisi yang terdiri atas 8 orang yang sudah disumpah.
Sulitnya standar yang harus dipenuhi, mengakibatkan hanya beberapa pabrikan arloji yang bisa mendapatkan cap Geneva ini, dua diantaranya (mungkin kita sudah bisa menebak)Patek Philippe dan Vacheron Constantin, perusahaan lain hanya bisa memasukkan salah satu koleksinya atau kaliber tertentu dari buatan mereka dalam daftar Geneva Seal, diantaranya koleksi L.U.C dari Chopard dan Kaliber 9453 MC dari Cartier.
Yang menjadi catatan adalah cap Geneva ini secara tradisi hanya dibubuhkan pada mesin/movement arloji, bukan pada plat/dial, sehingga jika pada dial ada tulisan Geneva, itu bukan serta merta berarti arloji tersebut mendapatkan Geneva Seal, walaupun Vacheron Constantie juga memasang lambang Geneva Seal itu pada plat jam buatannya.

Selain itu walaupun Geneva Seal merupakan simbol dari kesempurnaan sebuah jam, bukan berati secara otomatis jam yang mendapatkan tanda ini juga Chronometer, karena ada lembaga khusus dan tes ketat yang berbeda harus dijalankan untuk mendapatkan sertifikat Chronometer.
28 February 2009
Perpetual Calendar

Ada yang mendefinisikan "Perpetual Calendar" sebagai:alat/arloji yang tanggalnya akan berubah secara otomatis tiap akhir bulan termasuk tanggal 29 Februari pada tahun kabisat"
Inti-intinya pemilik arloji yang terdapat fungsi "Perpetual Kalender" tidak perlu memutar tanggal pada arloji-nya pada awal bulan, krn fungsi ini akan secara otomatis menyesuaikan jumlah hari pada setiap bulan dalam satu tahun, apakah itu 28 ataupun 31 hari, seumur hidup!!(kecuali ada diantara kita yang masih hidup di tahun 2100-an)
Untuk menciptakan fungsi ini bukanlah pekerjaan yang mudah, hal ini sangat membutuhkan keahlian dan ketepatan, perhitungan dan design yang rumit, sebagai gambaran saja, konon untuk fungsi Perpetual Kalender sendiri saja dibutuhkan tambahan sekitar 100 bagian pada mesin arloji.
Itulah sebabnya jika sebuah arloji ingin masuk dalam kategori "Grande Complication", maka salah satu standarnya adalah memiliki fungsi kalender abadi ini
Sebenarnya fungsi ini diketahui sudah digunakan pada jam kantong di tahun 1615, tapi baru diterapkan pada arloji oleh Patek Philippe sekitar tiga abad kemudian ditahun 1912, dilanjutkan tahun 1941 dengan mesin 1518.
Jika kita memiliki jam dengan fungsi Perpetual Kalender, maka bisa dikatakan jam kita itu termasuk dalam kategori "Grande Complication" kalo anda pernah minum kopi di kedai Starbucks, ada 3 ukuran yang berlaku short, tall, dan Grande, untuk yang terakhir ini adalah ukuran gelas paling besar, jadi artinya arloji yang anda miliki memiliki tingkat kerumitan yang paling besar/tinggi, berbanggalah!!

Begitu banyak istilah dalam dunia arloji mekanis, dan kita pasti sering mendengar salah satunya "Perpetual Calendar" ini adalah penunjuk tanggal yang terdapat pada arloji-arloji tertentu,yang akan menunjukkan tanggal yang tepat seumur hidup tanpa perlu dilakukan pengaturan ulang setiap bulannya.
Ada yang mendefinisikan "Perpetual Calendar" sebagai:alat/arloji yang tanggalnya akan berubah secara otomatis tiap akhir bulan termasuk tanggal 29 Februari pada tahun kabisat"
Inti-intinya pemilik arloji yang terdapat fungsi "Perpetual Kalender" tidak perlu memutar tanggal pada arloji-nya pada awal bulan, krn fungsi ini akan secara otomatis menyesuaikan jumlah hari pada setiap bulan dalam satu tahun, apakah itu 28 ataupun 31 hari, seumur hidup!!(kecuali ada diantara kita yang masih hidup di tahun 2100-an)
Untuk menciptakan fungsi ini bukanlah pekerjaan yang mudah, hal ini sangat membutuhkan keahlian dan ketepatan, perhitungan dan design yang rumit, sebagai gambaran saja, konon untuk fungsi Perpetual Kalender sendiri saja dibutuhkan tambahan sekitar 100 bagian pada mesin arloji.
Itulah sebabnya jika sebuah arloji ingin masuk dalam kategori "Grande Complication", maka salah satu standarnya adalah memiliki fungsi kalender abadi ini
Sebenarnya fungsi ini diketahui sudah digunakan pada jam kantong di tahun 1615, tapi baru diterapkan pada arloji oleh Patek Philippe sekitar tiga abad kemudian ditahun 1912, dilanjutkan tahun 1941 dengan mesin 1518.
Jika kita memiliki jam dengan fungsi Perpetual Kalender, maka bisa dikatakan jam kita itu termasuk dalam kategori "Grande Complication" kalo anda pernah minum kopi di kedai Starbucks, ada 3 ukuran yang berlaku short, tall, dan Grande, untuk yang terakhir ini adalah ukuran gelas paling besar, jadi artinya arloji yang anda miliki memiliki tingkat kerumitan yang paling besar/tinggi, berbanggalah!!
Kenapa Iklan Jam Selalu Men-Set Arloji di posisi 10:10?

2.Banyak juga jam yang memiliki kompilikasi tertentu yang memasang subdial(jarum pendek dan kecil, biasanya pada jam chronograph)pada posisi angka 6, sehingga, posisi ini juga tidak akan menutupi tampilan dari subdial saat di foto.
3.Posisi jam 10:10 juga akan membentuk senyum, lain halnya jika di set pada jam 8:20.
Makanya jangan heran kenapa setiap kita melihat iklan jam, selalu di set pada waktu yang sama.

Jika kita memperhatikan iklan-iklan jam(tipe jam dengan jarum, bukan digital)dengan gambar produk mereka, maka bisa dipastikan kita selalu menemukan jam selalu di setting pada posisi 10:10 kenapa?
Berikut beberapa alasannya:
1.Pada posisi tersebut jarum tidak akan menutupi logo ataupun merk Arloji, bahkan jarum bisa juga berfungsi sebagai frame dari logo.
2.Banyak juga jam yang memiliki kompilikasi tertentu yang memasang subdial(jarum pendek dan kecil, biasanya pada jam chronograph)pada posisi angka 6, sehingga, posisi ini juga tidak akan menutupi tampilan dari subdial saat di foto.
3.Posisi jam 10:10 juga akan membentuk senyum, lain halnya jika di set pada jam 8:20.
Makanya jangan heran kenapa setiap kita melihat iklan jam, selalu di set pada waktu yang sama.
22 February 2009
Jam Legendaris Breguet

Jam ini merupakan jam paling canggih pada jamannya dengan segala fungsi yang ada pada masa itu.
Pengerjaan jam ini dimulai tahun 1783 dan baru selesai tahun 1827, empat tahun setelah sang pembuat, Breguet meninggal dunia.
Jam legendaris ini pernah berada di L.A Mayer Institute di Jerusalem, tapi dicuri pada bulan april 1968 dan tidak pernah terlihat lagi sejak saat itu.

Jam diatas merupakan jam paling terkenal dari semua buatan Breguet, jam yang diciptakan khusus untuk Marie Antoinette dia adalah ratu Prancis yang merupakan putri bangsawan asal Austria yang menikah dengan Raja Prancis Louis XVI pada usia 14 tahun, tetapi sayangnya dia tidak pernah melihat jam tersebut, karena dihukum mati dengan Guilottine di usia 37 tahun(1793).
Jam ini merupakan jam paling canggih pada jamannya dengan segala fungsi yang ada pada masa itu.
Pengerjaan jam ini dimulai tahun 1783 dan baru selesai tahun 1827, empat tahun setelah sang pembuat, Breguet meninggal dunia.
Jam legendaris ini pernah berada di L.A Mayer Institute di Jerusalem, tapi dicuri pada bulan april 1968 dan tidak pernah terlihat lagi sejak saat itu.
21 February 2009
Arti "T Swiss Made T"

Huruf T ini menyatakan adanya materi radioaktif yaitu Tritium pada arloji kesayangan kita, tapi jangan kawatir dulu, karena biasanya sesuatu yang berbau radioaktif itu menyeramkan/membahayakan, karena kadar Tritium yang digunakan untuk industri jam dibatasi hanya hingga nilai 25 mCi (miliCurie) dan kadar pada tingkat ini tidak membahayakan, bahkan ada beberapa pabrikan jam yang tidak menggunakan kadar Tritium mencapat tingkat maksimum yang diperbolehkan hingga mereka biasanya mencantumkan kode "T<25",>
Jika anda memiliki arloji yang mencantuman kode-kode tersebut, kita perlu membawa arloji tersebut langsung kepada pabriknya jika terjadi sesuatu, misalnya perbaikan, karena penanganan jam-jam dengan kode "T" tersebut tidak bisa dilakukan olah ahli jam biasa, karena menyangkut keamanan,dan keterbatasan teknologi dari ahli-ahli jam umumnya.

Mungkin anda pernah menemukan huruf "T" pada plat sebuah arloji, biasanya huruf ini berada di awal dan akhir tulisan "swiss made" seperti "T Swiss Made T" tanda ini biasanya ada dibagian bawah plat arloji, apakah arti "T" itu?
Huruf T ini menyatakan adanya materi radioaktif yaitu Tritium pada arloji kesayangan kita, tapi jangan kawatir dulu, karena biasanya sesuatu yang berbau radioaktif itu menyeramkan/membahayakan, karena kadar Tritium yang digunakan untuk industri jam dibatasi hanya hingga nilai 25 mCi (miliCurie) dan kadar pada tingkat ini tidak membahayakan, bahkan ada beberapa pabrikan jam yang tidak menggunakan kadar Tritium mencapat tingkat maksimum yang diperbolehkan hingga mereka biasanya mencantumkan kode "T<25",>
Jika anda memiliki arloji yang mencantuman kode-kode tersebut, kita perlu membawa arloji tersebut langsung kepada pabriknya jika terjadi sesuatu, misalnya perbaikan, karena penanganan jam-jam dengan kode "T" tersebut tidak bisa dilakukan olah ahli jam biasa, karena menyangkut keamanan,dan keterbatasan teknologi dari ahli-ahli jam umumnya.
19 February 2009
14 February 2009
Jam Paling Rumit Se-dunia




Inilah Patek Philippe Calibre 89 kenapa disebut Calibre 89?karena dibuat pada tahun 1989 dalam rangkan perayaan 150 tahun Patek Philippe, yang disebut sebut sebagai jam mekanis paling rumit sedunia.
Menurut informasi jam ini memiliki 33 fungsi yang sebagian ditunjukkan oleh 24 jarum yang terdapat pada bagian depan dan belakang permukaannya, yang tercipta dari hasil kerjasama 1.728 komponen, jam ini memiliki berat 1,1 kilogram dan terbuat dari emas 18 karat.
Kesemua kerumitan ini merupakan hasil penelitian, design, dan pengembangan yang memakan waktu 5 tahun dan 4 tahun masa produksi, harganya sekitar 6 juta dolar amerika, berminat?
Tambahan catatan, yang jelas ini bukan jam baterai, tapi mekanis, bisa dibayangkan bagaimana rumitnya kerja mesin didalamnya, tapi komponen-komponen elektronik sama sekali, hanya gear-gear kecil dan ribuan komponen lainya, cantik!
12 February 2009
Istilah dalam Dunia Jam (Part 1)
Berikut beberapa istilah dan arti dalam dunia jam yang sering sekali kita temukan:
Bezel:Ring penahan yang mengelilingi muka jam, materi pembuatnya banyak, ada dari emas atau baja antigores

Calibre:Istilah ini lebih mengacu terhadap ukuran dan mekanisme dari sebuah jam, biasanya berbeda jenis jam, berbeda calibrenya
Chronograph:Jam dengan fungsi stopwatch
Chronometer:Sebuah sertifikat yang diberikan kepada mesin-mesin jam yang sdh dilakukan pengetesan ketat, mengenai ketepatanya oleh lembaga khusus yang memang berhak mengeluarkan sertifikat ini, biasanya jam tersebut dites dalam berbagai kondisi dalam beberapa hari.
Complication:Fungsi-fungsi yang terdapat pada sebuah jam, yang umumnya tidak terdapat pada jam yang sederhana, fungsi ini bisa, kalender abadi, alarm, fase bulan, indikator energi dll, biasanya semakin banyak complication, semakin rumit pembuatan dan semakin mahal harganya
Crown:Putaran jam/kepala putaran jam
Dial:Plat atau permukaan tempat tampilan jam, biasanya tempat tertulisnya angka-angka jam
05 February 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)